Proyek Sampah Jadi Listrik: Strategi Terbaru Mengubah Sampah Menjadi Energi?

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) tengah menyiapkan pengembangan Proyek Sampah Jadi Listrik (PSEL) di 31 wilayah yang diusulkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. CEO Danantara, Rosan Roeslani menjelaskan bahwa 20 lokasi telah lolos tahapan pra-seleksi dan siap dilanjutkan ke proses pemilihan mitra teknologi dan pengembangan proyek.

Sementara 11 lokasi lainnya masih memerlukan verifikasi tambahan serta penyempurnaan regulasi sebelum masuk tahap berikutnya.

Tahapan pra-seleksi proyek sampah jadi listrik menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Hal ini mencakup kesiapan lahan, ketersediaan volume dan komposisi sampah, kesesuaian tata ruang, serta dukungan kebijakan setempat. Langkah ini memastikan proyek dibangun dengan matang, kredibel, dan bankable bagi investor.

Rosan menekankan, proses uji kelayakan mengikuti Perpres Nomor 109 Tahun 2025 dan mengutamakan kualitas pembangunan yang berkelanjutan.

Setelah lokasi ditetapkan, proyek PSEL akan memasuki fase kajian teknis dan keekonomian, pemilihan badan usaha pengembang, penandatanganan perjanjian kerja sama, hingga perjanjian jual beli listrik dengan PT PLN (Persero).

Tahapan pembangunan berlanjut sampai fasilitas memperoleh sertifikasi laik operasi dan siap dioperasikan secara komersial dengan pengawasan rutin.

Proyek Sampah Jadi Listrik: Solusi Energi Bersih dan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Danantara menegaskan proses seleksi mitra dilakukan secara profesional dan independen, melibatkan tim ahli nasional maupun internasional. Proses ini bertujuan menjaga standar tata kelola tinggi, mitigasi risiko, serta memastikan keberlanjutan operasional jangka panjang.

Proyek proyek sampah jadi listrik diharapkan menjadi solusi efektif pengelolaan sampah sekaligus sumber energi bersih yang mendukung agenda transisi energi nasional.

Dengan model kerja sama transparan dan kompetitif, proyek ini juga diharapkan menarik minat investor domestik maupun global, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan, masyarakat, dan pemerintah daerah. Inisiatif ini menegaskan komitmen Indonesia dalam mengintegrasikan pengelolaan sampah, energi terbarukan, dan pembangunan berkelanjutan.

Proyek sampah jadi listrik di Indonesia merupakan langkah strategis untuk mengubah sampah menjadi energi bersih. Melalui seleksi lokasi matang, kolaborasi pemerintah dan investor, proyek ini menjanjikan manfaat lingkungan dan ekonomi jangka panjang.

Demikian informasi seputar perkembangan proyek sampah jadi listrik di Indonesia. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Scopecorner.Com.

Berita Terkini

Realisasi Investasi Situbondo 2025 Naik dan Melonjak 66 Persen, Target Tahun 2026 Terus Ditingkatkan?

Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mencatatkan pencapaian luar biasa dalam realisasi investasi Situbondo pada tahun 2025, dengan total nilai investasi mencapai Rp1 triliun, meningkat signifikan sebesar 66 persen dibandingkan dengan tahun 2024 yang tercatat hanya Rp590 miliar. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Situbondo, Dadang Aries Bintoro, mengungkapkan bahwa pencapaian […]

Read More
Berita Terkini

Investasi China di Kanada: Ada Tantangan Baru untuk Amerika?

Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Kanada membuka peluang bagi China untuk meningkatkan investasinya di negara tersebut. Seiring dengan kebijakan tarif AS yang semakin proteksionis, Kanada mulai mencari alternatif untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan negara lain, dan China muncul sebagai mitra potensial. Peningkatan investasi China di Kanada menandai perubahan penting dalam tatanan ekonomi global dan […]

Read More
Berita Terkini

Produksi Batu Bara PKPK Dorong Laba 2025 Melejit, Naik dan Capai 136,8 Persen!

Kinerja PT Paragon Karya Perkasa Tbk sepanjang 2025 menunjukkan lonjakan yang mencolok seiring meningkatnya Produksi Batu Bara. Emiten berkode PKPK ini berhasil memacu volume produksi dan penjualan sehingga laba bersih perseroan melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan kepada Bursa Efek Indonesia, hingga Desember 2025 PKPK mencatat volume penjualan batu bara sebesar 1,075 juta ton. […]

Read More