Moncer! Investasi Tata Ruang Digital Tembus Rp357,17 Triliun

Setahun Pemerintahan Prabowo Gibran, kebijakan tata ruang memasuki babak baru. Kementerian ATR/BPN melaporkan nilai investasi dari produk persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang yang menjadi kewenangan pusat mencapai Rp357,17 triliun pada periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025.

Angka itu lahir dari percepatan digitalisasi rencana dan perizinan yang menyatukan peta, aturan, dan proses bisnis dalam satu alur layanan. Lonjakan ini mempertegas tren Investasi Tata Ruang Digital sebagai pengungkit ekonomi daerah.

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid menekankan bahwa tata ruang tidak lagi sebatas dokumen perencanaan, melainkan prasyarat pertumbuhan. “Penataan ruang kini menjadi pintu masuk investasi yang memberi kepastian lokasi serta kepastian hukum,” ujarnya.

Kunci lonjakan terletak pada Rencana Detail Tata Ruang yang disusun lebih cepat dan dipublikasikan dalam platform digital yang terhubung dengan sistem perizinan terpadu Online Single Submission.

Investasi Tata Ruang Digital Rp357,17 T, RDTR Terintegrasi OSS Melonjak

Selama setahun, Kementerian ATR/BPN menerbitkan 119 RDTR baru, meningkat 21,8 persen dibanding periode sebelumnya. Lebih penting lagi, 445 RDTR telah terintegrasi dengan OSS, tumbuh 73,8 persen. Integrasi ini memungkinkan pelaku usaha memeriksa kesesuaian lokasi berbasis data spasial sejak awal, sehingga memperkecil konflik, menghindari tumpang tindih, dan memotong waktu penetapan keputusan KKPR.

Mekanisme ini juga menutup ruang abu-abu pada proses perizinan yang selama ini sering memicu ketidakpastian.

Sinyal kepercayaan investor tercermin pada nilai Rp357,17 triliun tadi. Pelaku usaha mendapatkan prediktabilitas, transparansi, dan koordinasi lintas sektor yang lebih rapi. Di sisi pemerintah, dashboard digital memudahkan pengawasan, menutup celah penyimpangan, serta mempercepat koreksi jika ditemukan ketidaksesuaian lapangan.

Sektor prioritas yang paling merasakan manfaat adalah industri pengolahan, energi terbarukan, perumahan, dan logistik. Dengan data spasial yang terbuka, pengembang dapat memetakan risiko banjir, akses ke pelabuhan, hingga kedekatan jaringan listrik.

Bagi UMKM, kepastian lokasi sekaligus memberi keberanian mengajukan pembiayaan karena bank melihat kejelasan legalitas lahan serta jejak persetujuan elektronik.

Ke depan, pemerintah menargetkan konsolidasi RDTR ke dalam satu etalase layanan, penyelarasan dengan peta kebencanaan, serta audit mutu data yang periodik. Nusron menegaskan, “Semua dimulai dari kepastian ruang, dan kepastian itu harus hadir di layar gawai masyarakat dan pelaku usaha.”

Peningkatan literasi data di pemerintah daerah dan penguatan SDM pemetaan menjadi syarat agar standar layanan tetap seragam di seluruh wilayah. Ke depan agenda ini berlanjut secara bertahap nasional.

Transformasi tata ruang ke platform digital memberi kepastian lokasi dan hukum, mendorong Investasi Tata Ruang Digital hingga Rp357,17 triliun. Integrasi RDTR dan OSS memotong ketidakpastian, memperkuat kepercayaan investor, dan membuka peluang pertumbuhan yang lebih merata.

Demikian informasi seputar investasi tata ruang digital. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Scopecorner.Com.

Berita Terkini

Investasi China di Kanada: Ada Tantangan Baru untuk Amerika?

Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Kanada membuka peluang bagi China untuk meningkatkan investasinya di negara tersebut. Seiring dengan kebijakan tarif AS yang semakin proteksionis, Kanada mulai mencari alternatif untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan negara lain, dan China muncul sebagai mitra potensial. Peningkatan investasi China di Kanada menandai perubahan penting dalam tatanan ekonomi global dan […]

Read More
Berita Terkini

Produksi Batu Bara PKPK Dorong Laba 2025 Melejit, Naik dan Capai 136,8 Persen!

Kinerja PT Paragon Karya Perkasa Tbk sepanjang 2025 menunjukkan lonjakan yang mencolok seiring meningkatnya Produksi Batu Bara. Emiten berkode PKPK ini berhasil memacu volume produksi dan penjualan sehingga laba bersih perseroan melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan kepada Bursa Efek Indonesia, hingga Desember 2025 PKPK mencatat volume penjualan batu bara sebesar 1,075 juta ton. […]

Read More
Berita Terkini

Investasi Kota Madiun Melejit, Tembus Rp425 Miliar Sepanjang 2025!

Iklim investasi Kota Madiun menunjukkan tren yang sangat positif sepanjang tahun 2025. Realisasi investasi yang masuk pada periode Januari–November 2025 melesat jauh melampaui target yang ditetapkan. Dari target Rp198 miliar, Kota Madiun berhasil mencapai Rp425,88 miliar, yang berarti lebih dari 250 persen dari target semula. Salah satu investasi yang menonjol pada tahun ini adalah beroperasinya […]

Read More