Iklim investasi Kota Madiun menunjukkan tren yang sangat positif sepanjang tahun 2025. Realisasi investasi yang masuk pada periode Januari–November 2025 melesat jauh melampaui target yang ditetapkan. Dari target Rp198 miliar, Kota Madiun berhasil mencapai Rp425,88 miliar, yang berarti lebih dari 250 persen dari target semula.
Salah satu investasi yang menonjol pada tahun ini adalah beroperasinya RS Hermina di Kota Madiun. RS ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga berkontribusi pada penanaman modal dalam negeri (PMDN).
Lonjakan investasi tersebar di 23 sektor usaha, dengan sektor jasa lainnya menjadi kontributor terbesar, mencapai Rp147,66 miliar. Sektor ini mencakup berbagai usaha seperti klinik swasta, salon kecantikan, dan usaha periklanan.
Lonjakan Investasi di Kota Madiun: Sektor Jasa dan Perdagangan Dominasi Pasar
Sektor perdagangan dan reparasi juga turut memberikan kontribusi yang signifikan, yakni Rp82,39 miliar, disusul oleh sektor industri kendaraan bermotor dan alat transportasi yang mencapai Rp54,56 miliar.
Sektor hotel dan restoran menyumbang investasi sebesar Rp38,91 miliar, sementara sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menyumbang Rp25,44 miliar.
Kepala DPMPTSP Kota Madiun, Sumarno, menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Kota Madiun. “Realisasi ini menunjukkan iklim investasi di Kota Madiun sangat positif dan kompetitif,” ujarnya.
Untuk tahun 2026, meskipun target investasi masih mengacu pada ketetapan sebelumnya, Sumarno optimistis bahwa realisasi investasi akan kembali melampaui target. Kemudahan perizinan dan kualitas sumber daya manusia yang baik menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan investasi di daerah ini.
Sektor jasa lainnya, hotel dan restoran, perdagangan, serta industri kendaraan bermotor diperkirakan masih akan menjadi sektor dominan.
Investasi di Kota Madiun menunjukkan angka yang sangat positif pada tahun 2025, dengan pencapaian lebih dari dua kali lipat target yang ditetapkan.
Sektor jasa, perdagangan, dan industri kendaraan bermotor menjadi sektor-sektor yang mendominasi penanaman modal, sementara kemudahan perizinan dan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor pendukung utama.
Dengan optimisme yang tinggi untuk tahun 2026, Kota Madiun semakin siap menjadi tujuan utama investasi di Jawa Timur.
Demikian informasi seputar investasi Kota Madiun. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Scopecorner.Com.